
BANDA ACEH – Suasana khidmat menyelimuti lapangan utama MTs Ulumul Qur’an Banda Aceh pada Senin pagi, 9 Februari 2026. Di bawah langit cerah ibu kota provinsi Aceh, seluruh civitas akademika berkumpul untuk saksi sejarah baru, pengukuhan pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) masa bakti 2026/2027.
Acara ini bukan sekadar seremoni rutin tahunan, melainkan simbol keberlanjutan regenerasi kepemimpinan di lingkungan madrasah yang berbasis pada nilai-nilai Al-Qur’an tersebut. Upacara dimulai tepat pukul 08.00 WIB, dihadiri oleh seluruh dewan guru, Tenaga Kependidikan (Tendik), serta disaksikan oleh ratusan santri yang berbaris rapi. Para pengurus OSIM terpilih tampak gagah dengan seragam kebanggaan mereka, berbaris membentuk formasi di tengah lapangan untuk menjalani prosesi pengambilan sumpah jabatan.
Kepala Madrasah (Kamad) MTs Ulumul Qur’an Banda Aceh, Nurul Birri, S.Ag., M.A., bertindak langsung sebagai pembina upacara sekaligus melantik para pengurus. Saat kata demi kata sumpah jabatan diucapkan, suasana berubah menjadi hening, menandakan besarnya tanggung jawab yang kini berada di pundak para siswa terpilih tersebut.
Dalam amanatnya, Nurul Birri menekankan bahwa OSIM adalah jantung dari kegiatan kesiswaan. Beliau berpesan agar pengurus yang baru tidak hanya fokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kedisiplinan.
“Kepemimpinan bukan tentang jabatan, melainkan tentang pengabdian dan teladan. Sebagai santri di MTs Ulumul Qur’an, kalian harus mampu menyeimbangkan antara prestasi akademik, hafalan Al-Qur’an, dan kecakapan berorganisasi. Jadikan OSIM sebagai wadah untuk menebar manfaat bagi sesama rekan santri,” tegas Nurul Birri dalam pidatonya yang disambut tepuk tangan meriah.
Beliau juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pengurus OSIM periode sebelumnya atas dedikasi dan kerja keras mereka selama satu tahun terakhir.
Kehadiran jajaran guru dan tenaga kependidikan dalam acara ini memberikan suntikan moral yang besar bagi para pengurus baru. Sinergi antara pihak madrasah dan OSIM dianggap kunci utama dalam menyukseskan berbagai program unggulan sekolah, mulai dari kegiatan keagamaan, perlombaan seni, hingga peningkatan literasi di lingkungan madrasah.
Setelah prosesi tanda tangan berita acara pelantikan, acara ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan kepengurusan satu tahun ke depan. Sebagai penutup, sesi foto bersama antara Kepala Madrasah, dewan guru, dan seluruh pengurus OSIM 2026/2027 menjadi simbol kebersamaan dan kekeluargaan yang erat di MTs Ulumul Qur’an Banda Aceh.
Ketua OSIM terpilih menyatakan kesiapannya untuk membawa inovasi baru dalam program-program kerja mereka, dengan fokus utama pada penguatan akhlakul karimah dan kreativitas santri di era digital. Dengan semangat baru ini, MTs Ulumul Qur’an Banda Aceh optimis dapat terus mencetak generasi rabbani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh dalam kepemimpinan.